Badminton

PBSI lepas Tim Indonesia ke Piala Sudirman 2019 China

Sharing is caring!

Sembari merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melepas tim Indonesia ke Piala Sudirman 2019 di China pada 19-26 Mei 2019. Seremoni pelepasan tim Indonesia untuk Piala Sudirman diadakan di Hotel Century Park, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5/2019).

HUT ke-68 PBSI jatuh pada 5 Mei 2019, namun baru dirayakan pada hari ini bertepatan dengan seremoni melepas tim Indonesia ke Piala Sudirman 2019.

“Saat ini, semua atlet dalam kondisi siap bertanding. Dengan semangat dan motivasi kuat, semua pemain bertekad untuk memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia di Piala Sudirman,” ujar Manajer Indonesia ke Piala Sudirman 2019, Susy Susanti.

PBSI lepas Tim Indonesia ke Piala Sudirman 2019 China

Secara simbolik, Wiranto selaku Ketua PBSI melepas 40 pebulutangkis, pelatih, dan ofisial sekaligus.

Indonesia akan memikul beban berat di Piala Sudirman 2019. Pada perhelatan 2017, Jonatan Christie dan kawan-kawan tersingkir di babak penyisihan.

“Mohon dukungan pengurus dan masyarakat Indonesia agar tim kami bisa membawa Piala Sudirman ke ke Tanah Air,” kata Susy.

Pada Piala Sudirman 2019, Indonesia tergabung di Grup 1B bersama Denmark dan Inggris. Di partai pertama, Indonesia akan menghadapi Inggris di Guangxi Sports Centre, Nanning, China, pada 19 Mei 2019.

Ganda putra Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan terpilih sebagai kapten dan wakil kapten tim Indonesia di ajang Piala Sudirman 2019. Juara All England 2019 tersebut dianggap dapat mengayomi para atlet yang tergabung dalam tim inti.

Alasan penunjukan Hendra dan Ahsan sebagai kapten dan wakil kapren itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, dalam acara konferensi pers Pelepasan Tim Piala Sudirman 2019 di Hotel Century, Senayan, Sabtu (11/5/2019) pagi.

“Piala Sudirman adalah kejuaraan beregu campuran. Dari pengalaman kami membawa tim, bagaimana caranya bisa membuat tim itu solid, kompak dan interaksi komunikasi bisa berjalan baik. Kalau sudah (berangkat) ke sana, faktor teknis itu cukup berperan, tapi yang lebih banyak berperan itu faktor nonteknis,” kata Budiharto, seperti dilansir dari PBSI.

“Kalau di pertandingan beregu, penampilan anak-anak secara kualitas memang lebih baik. Untuk itu, dibutuhkan satu figur yang bisa menyatukan mereka semua. Hendra yang dibantu Ahsan dengan pengalaman dan dari sisi kepribadiannya bisa memberikan pengayoman, ketenangan dan kenyamanan kepada anggota tim semua. Itu kesan kami memilih Hendra dan Ahsan sebagai kapten dan wakil kapten,” sebut Budiharto.

Sebelumnya di kejuaraan Piala Thomas 2018, Hendra juga menjadi kapten tim. Greysia Polii menjadi kapten tim Piala Uber 2018. Kali ini, Hendra mengemban tugas yang sama di Piala Sudirman 2019.

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

hits counter
Close
Close