Liga Italia

Baresi Merasa Bangga Melihat Romagnoli

Sharing is caring!

Motogp.plus – Baresi Merasa Bangga Melihat Romagnoli, Salah satu legenda AC Milan Franco Baresi mengaku sangat terkesan dengan penampilan Alessio Romagnoli dan menyebutnya pantas diberi kepercayaan sebagai kapten Rossoneri.

Romagnoli dibeli oleh Milan dari AS Roma pada musim panas 2015 lalu. Saat itu ia dibeli dengan bandrol sekitar 25 juta euro.

Musim ini, bek berusia 24 tahun tersebut dipercaya untuk menjadi kapten Milan. Jabatan itu diembannya setelah Leonardo Bonucci memutuskan untuk balik kucing ke Juventus musim panas kemarin.

Pujian Baresi Bangga Melihat Romagnoli

Baresi dahulu adalah pemain yang berposisi sebagai bek. Ia adalah seorang sweeper tangguh, yang tak cuma dipercaya mengawal pertahanan Milan namun juga timnas Italia.

Maka dari itu, ia akan tahu seorang bek yang bagus apabila melihatnya. Dan ia pun menilai Romagnoli sebagai defender yang jempolan. Ia pun juga menyebut Gennaro Gattuso membuat keputusan yang tepat untuk memberikan ban kapten kepadanya.

“Saya sangat suka Romagnoli,” buka Baresi kepada Gazzetta dello Sport.

“Ia anak yang berhati-hati dan fokus. Ia memiliki kepercayaan diri setiap orang: rekan tim, Pelatih dan klub,” serunya.

“Kualitasnya segera terbukti, mental dan teknis. Adalah benar untuk memberikan ban kapten kepadanya,” ujarnya.

Awet di Milan

Baresi kemudian menyebut Romagnoli bisa bertahan lama di San Siro dengan kualitasnya yang tak perlu diragukan lagi. Demikian juga halnya dengan kiper muda Rossoneri, Gianluigi Donnarumma.

“Memaksakan diri Anda di Milan pada usianya tidak mudah. Sekarang Romagnoli baik-baik saja, tetapi Donnarumma adalah orang lain yang bisa tinggal bersama Rossoneri untuk waktu yang sangat lama,” cetusnya.

“Tim tahu bagaimana bertahan dengan baik karena mereka menjadi kompak. Penghargaan harus diberikan kepada Gattuso,” tandas Baresi.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

hits counter
Close
Close